Cerpen Romantis: Kopi Pahit di Sudut Warung Kecil (Karya Risti Windri Pabendan)
📖 Kopi Pahit di Sudut Warung Kecil ✍️ Karya: Risti Windri Pabendan Warung yang Masih Sama Ada sebuah warung kecil di ujung jalan kota ini. Dulu, warung itu sering menjadi tempatku dan dia menghabiskan waktu, sekadar duduk berdua, meneguk kopi, dan berbagi cerita. Warungnya sederhana atap seng, bangku kayu panjang, meja bulat yang catnya sudah mengelupas. Tapi bagi kami, tempat itu lebih dari sekadar warung; ia adalah ruang pertemuan, tempat rahasia, sekaligus saksi dari banyak percakapan yang tak pernah selesai. Kini, setelah bertahun-tahun pergi, aku kembali. Langkahku pelan, tapi hatiku berdebar. Bau kopi hitam yang pahit masih sama, menyambutku dari kejauhan. Suara sendok beradu dengan gelas, suara televisi kecil yang menggantung di pojok, dan tawa para pengunjung bercampur menjadi musik nostalgia yang menghantamku dengan keras. Aku memilih duduk di sudut sudut yang dulu selalu jadi tempat favorit kami. Dari sana, aku bisa melihat seluruh isi warung, tapi orang lain jarang me...